Senin, 26 Juli 2021

FIQIH JINAYAH DAN HIKMAHNYA

 




FIQIH JINAYAH DAN HIKMAHNYA

MATERI DAN TUGAS FIQIH

PENGAMPU : IIN SOLIKHIN





 

A. STANDAR KOMPETENS

  1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama islam
  2. Menghyati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab.

 

B. KOMPETENSI DASAR

ü  Meyakini syariat islam tentang hukum jinayat.

ü  Menunjukkan sikap adil dan tanggungjawab dalam menerapkan materi hukum jinayat.

ü  Menjelaskan ketentuan Allah tentang jinayat dan hikmahnya.

ü  Menunjukkan contoh pelanggaran yang terkena ketentuan jinayat

 

C. INDIKATOR PEMBELAJARAN

·         Siswa dapat menunjukkan sikap adil dan tanggung jawab dalam penerapan materi hukum islam.

·         Siswa dapat menjelaskan ketentuan Allah tentang jinayat dan hikmahnya.

·         Siswa dapat menunjukkan contoh tindakan dan konsekuensi yang didapatkan oleh pelaku tindakan jinayat.

 

D.  PENDAHULUAN

Pembunhan dapat terjadi dimana-mana dengan motif yang beraneka ragam.Berapa banyak jiwa yang telah melayang pada setiap tahunnya. Pembunuhan sering terjadi di negeri ini,baik itu dengan sengaja ataupun tidak sengaja,dengan alat yang mematikan atau tidak.  Walaupun demikan,penarapan hukum yang telah ditegakkan tidak mampu memberikan efek jera. Kita dapat mencari betapa banyak kasus pembunuhan yang terjadi tanpa adanya penyelesaian. Oleh karena itu, Islam yang merupakan agama rahmatan lil’alamin selalu menebarkan kedamaian, Ketentraman, Dan keselamatan bagi para pemeluknya. Namun karena kurangnya kesadaran dalam diri manusia, Perbuatan tersebut terjadi dimana-mana.

Dalam hal ini fikih membahas mengenai tiindakan pidana kejahatan beserta sangsi hukumnya disebut dengan istilah jarimah atau “uqubah. Jarimah dibagi menjadi dua, Yaitu jinayah dan hudud. Jinayah membahas tentang pelaku tindakan kejahatan beserta sangsi hukumnya yang berkaitan dengan pembunuhan yang meliputi qishash, diyat, dan kaffarah.  Sedangkan  hudud membahas tentang pelaku tindakan kejahatan selain pembunuhan yaitu masalah penganiayaan beserta sanksi hukumannya yang meliputi zina, qadzaf, mencuri,minum khamr,menyamun,merampok,merompak dan bughat (Memberontak). Dalam bab ini kami akan membahas hukum pembunuhan dan hikmahnya, ketentuan hukum islam tentang qishash dan hikmahnya, ketentuan hukum islam tentang diyat, kaffarah, dan hikmahnya, serta contoh-contoh qishash, diyat, dan kaffarah.

 

1.                   JINAYAT

Pembunuhan. Pengertian pembunuhan :  Pembunuhan secara bahasa adalah menghilangkan nyawa seseorang. Sedangkan menurut istilah pembunuhan adalah perbuatn manusia yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang baik dengan sengaja ataupun tidak sengaja.Dengan menggunakan alat mematikan ataupun tidak mematikan yang bisa mengakibatkan hilang nya nyawa seseorang dan itu tidak dibenarkan dalam agama islam. Macam-macam pembunuhan. Pembunuhan dapat dibedakan dalam tiga macam yaitu pembunuhan sengaja, pembunuhan seperti sengaja, dan pembunuhan tersalah.

·         Pembunuhan sengaja yaitu pembunuhan yag telah direncanakan dengan menggunakan alat yang mematikan, baik yang melukai atau memberatkan (mutsaqal).Dikatakan membunuhan sengaja apabila ada niat dari pelaku sebelumnya dengan menggunakan alat atau senjata yang mematikan.Si pembunuh termasuk oang yang baligh yang dibunuh adalah orang yang baik.

·         Pembunuhan seperti sengaja yaitu pembunuhan yang dilakukan seseorang tanpa niat membunuh dengan menggunakan alat yang biasanya tidak mematikan, Namun menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

·         Pembunuhan tersalah yaitu pembunuhan yang terjadi karena salah satu dari tiga kemungkinan.Pertama: perbuatan tanpa maksud melakukan kejahatan tapi mengakibatkan kematianseseorang. Kedua: Perbuatan yang mempunyai niat membunuh, namun ternyata orag tersebut tidak boleh dibunuh, Ketiga: Perbuatan yang pelakunya tidak bermaksud jahat, tetapi akibat kelalaiannya dapat menyebabkan kematian seseorang

 

Dasar Hukum Larangan Membunuh : Membunuh adalah perbuatan yang dilarang dalam islam, Karena islam menghormati dan melindungi hak hidup setiap manusia.Maka jika ada dua pihak yang saling membunuh tanpa alasan yang dibenarkan oleh syara’a maka orang yang membunuh maupun yang terbunuh sama-sama akan masuk neraka. Lihat Quran Al-Baqarah ayat : 178, dsb.

Hukuman bagi pelaku pembunuhan

a.       Pembunuhan sengaja. Hukum bagi pembunuha sengaja adalah qishash.dihukum dengan membayar diyat mughaladzah (denda berat).

b.      Pembunuhan seperti sengaja. Pembunuhan seperti sengaja tidak di qishash. Dihukum dengan membayar diyat mughaladzah (denda berat).

c.       Pembunuhan tersalah. Hukum bagi pembunuhan tersalah adalah membayar diyat mukhaffafah (denda ringan).

 

Pembunuhan secara berkelompok : Apabila sekelompok orang secara bersama-sama membunuh seseorang maka mereka harus dihukum qishash.

Hikmah larangan pembunuhan  : Islam menerapkan hukum bagi pelaku pembunuhan tiada lain untuk memelihara kehormatan dan keselamatan jiwa manusia.Pelaku tindakan pembunuhan diancam dengan hukuman yang setimpal sesuai perbuatannya.

 

2.       PENGANIAYAAN

pengertian penganiayaan : Yang dimaksud penganiayaan disini adalah perbuatan pidana (tindakan kejahatan), yang berupa melukai, merusak atau menghilangkan fungsi anggota tubuh. Macam-macam penganiayaan dibagi menjadi dua :

a.       Penganiayaan berat yaitu perbuatan melakukan atau merusak bagian badan yang menyebabkan hilangnya manfaat atau fungsi anggota badan tersebut.

b.      Penganiayaan ringan yaitu perbuatan melakukan bagian badan yang tidak sampai merusak atau menghilangkan fungsinya melainkan hanya menimbulkan cacat ringan.

 

3.       QISHASH

Pengertian qishash : Qishash artinya memotong atau mengikuti, Yakni mengikuti perbuatan sipenjaahat sebagai pembalasan atas perbuatan. Menurut syara’qishash ialah hukuman balasan yang seimbang bagi pelaku pembunuhan maupun perusakan atau penghilangan fungsi anggota tubuh orang lain yang dilakukan dengan sengaja. Macam-macam qishash ada dua yaitu :

  • Qishash pembunuhan (yang merupakan hukman bagi pembunuhan)
  • Qishash anggota badan (yang merupakan hukuman bagi pelaku tindak pidana melukai, merusak atau menghilangkan fungsi anggota badan ).

 

Hukuman Qishash : Hukuman mengenai qishash ini, baik qishash pembunuhan maupun qishash anggota badan,dijelaskan dalam Al-Qur’an surat AL-Maidah ayat: 45.

Syarat-syarat Qishash : Hukum qishash wajib dilakukan apabila memenuhi syarat sebagai berikut:

1.                Orang yang terbunuh terpelihara darah nya (orang yang benar-benar baik).

2.                Pembunuh sudah baligh dan berakal.

3.                Pembunuh bukan bapak (orang tua ) dari terbunuh.

4.                Orang yang dibunuh sama derajatnya dengan orang yang membunuh, Seperti muslim sama muslim.

5.                Qishash dilakukannya dalam hal yang sama, Jiwa dengan jiwa, mata dengan mata, dan lain sebagainya.

 

Hikmah Qishash : Hikmah yang dapat dipetik bahwa islam menerapkan hukuman yang sangat menjaga serta menjaga kehormatan dan keselamatan jiwa manusia :

  • 1.Dapat memberi pelajaran bagi kita bahwa keadilan harus ditegakkan.
  • 2.Dapat memelihara keamanan dan ketertiban.
  • 3.Dapat mencegah pertentangan dan permusuhan yang mengundang terjadinya  pertumpahan darah

 

4.       DIYAT

Pengertian Diyat : Diyat secara bahasa yaitu denda ganti rugi pembunuhan. Secara istilah diyat merupaka sejumlah harta yang wajib diberikan karena tindakan pidana (jinayat) kepada korban kejahatan atau walinya atau kepada pihak tebunuh atau teraniaya. Sebab sebab ditetapkannya

1.                               Pembunuhan sengaja yang pelakuya dimaafkan pihak tebunuh (keluarga korban)

2.                               Pembunuhan sepeti sengaja

3.                               Pembunuhan bersalah

4.                               Pembunhan lari

5.                               Qishos sulit dilaksanakan

 

Macam macam diyat :

  1. Diyat mugholadhoh/ dend berat : Diyat mugholadoh adalah membayarkan 100 ekor unta yang terdiri : 30 hiqqah (unta betina berumur 3-4 tahun), 30 jadza’ah (unta betina berumu 4-5 tahun), 40 unta khilfah (unta yang sedang bunting). Yang wajib membayar diyat mughaladzah adalah:

a.       Pelaku tindakan pidana pembunuhan sengaja yang dimaafkan oleh keluarga korban

b.      Pelaku pembunuhan seperti sengaja.

c.       Pelaku pembunuhan di tanah haram (Makkah).

 

  1. Diyat mukhaffafah atau denda ringan. Diyat mukhaffafah yang dibayarkan kepada keluarga korban ini berupa 100 ekor unta, terdiri dari : 20 hiqqah ( unta betina berumur 3-4 tahun ), 20 unta jadza’ah ( unta betina berumur 4-5 tahun ), 20 unta binta makhadh ( unta betina lebih dari 1 tahun ), 20 unta binta labun (unta betina lebih dari 2 tahun), dan 20 unta ibna labun (unta jantan berumur lebih dari 2 tahun).
  2. Diyat karena kejahatan melukai atau memotog anggota badan. Aturan diyat untuk kejahatan melukai atau memotong anggota badan tidak seperti aturan diyat pembunuhan.Berikut penjelasan ringkasanya:

·         Wajib membayar satu diyat penuh berupa 100 ekor unta, Apabila seseorang menghilangkan anggota badan.

·         Wajib membayar setengah diyat berupa 50 ekor unta, Jika seseorang memotong salah satu anggota badan yang berpasangan.

·         Wajib membayar sepertiga diyat apabila melakukan anggota badan sampai organ dalam.

·         Wajib membayar 15 ekor unta jika seseorang melukai orang lain sehingga menyebabkan kulit yang ada  di atas tulang terkelupas.

·         Wajib membayar 10 ekor unta bagi seseorang yang melukai orang lain hingga mengakibatkan jari-jari tangannya atau kakinya putus.

·         Wajib membayar 5 ekor unta bagi seseorang yang melukai orang lain hingga menyebabkan giginya patah atu lepas ( setiap gigi 5 ekor unta ).

 

Hikmah Diyat : Hikmah terbesar ditetapkannya diyat adalah mencegah pertumpahan darah serta sebagai obat hati dari asa dendam keluarga korban terhadap pelaku tindakan pidana pembunuhan atupun menganiayaan. Sampai saat ini, Semakin bisa dirasakan bahwa diyat merupakan media syar’i efektif pencegah pertumpahan darah dan penghilang rasa sakit hati atau dendam keluarga korban terhadap pelaku tindakan pidan pembunuhan ataupun menganiayaan.

 

5.KAFFARAH

Pengertian Kaffarah : Kaffarah yaitu denda yang harus dibayar karena melanggar larangan Allah atau melanggar janji. Kaffarah merupakan asal kata dari kata kufr yag artinya tertutup. Tertutupnya hati seseorang hingga iya berani melakukan pelanggaran terhadap aturan syar’i. Macam-macam kaffarah : Berikut penjelasan singkat macam-macam kaffarah:

1)      Kaffarah pembunuhan. Agama islam sangat melindungi jiwa. Darah tidak boleh di tumpahkan tanpa sebab-sebab yang dilegalkan oleh syariat.

2)      Kaffarah Dzihar. Dzihar adalah perkataan seseorang suami pada istrinya. “kau bagiku seperti punggu ibuku”. Kaffarah seorang suami yang mendzihar istrinya adalah memerdekakan hamba sahaya. Jika iya tidak mampu melakukannya maka ia beralih pada pilihan kedua yaitu berpuasa 2 bulan berturut-turut.

3)      Kaffarah melakukan hubungan biologis disiang hari pada bulan ramadhan

4)      Kffarah karena melanggar sumpah. Kaffarah bagi orang yang melanggar sumpah atas nama Allah adalah memberi makan 10 fakir miskin. Jika tidak mampu diwajibkan baginya berpuasa 3 hari berturut-turut.

5)      Kaffarah Ila’. Kffarah ila’ adalh sumpah suami untuk tidak melakukan hubungan biologis dengan istrinya dalam masa tertentu. Konsekuensi yang muncul karena Ila’ adalah suami membayar kaffarah Ila’ yang jenisnya sama dengan kaffarah yamin ( Kaffarah melanggar sumpah ).

6)      Kaffarah karena membunuh binatang buruan pada saat berihram. Kaffarah jenis ini adalah mengganti binatang ternak yang seimbang, Atau membri makan orang miskin, Atau berpuasa.

 

Hikmah kaffarah :

§  Manusia bener-bener menyesali perbuatan yang keliru, Telah berbuat dosa kepada Allah dan merugikan sesama manusia.

§  Menuntun manusia agar segera bertaubat kepada Allah atas tidakan maksiat yang ia lakukan.

§  Menstabilakan mental manusia, Hingga ia merasakan ketenangan diri karena tuntunan agama (membayar kaffaah) telah ia tunaikan



 

############################################################

#######################################


 

TUGAS : UJI KOMPETENSI

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini!

1)      Apa yang kamu ketahui tentang jinayah? Apa saja hikmahnya!  Jelaskan !

2)      Sebutkan macam-macam pembunuhan,  dan jelaskan singkat !

3)      Bagaimanakah menurutmu jika seseorang pembunuh dijatuhi hukuman penjara seumur hidup ?

4)      Apa yang dimaksud dengan “Diyat, Kafarah, dan Qishash” ? Coba berikan penjelasanmu !

5)      Jika seseorang perlu tindak pidana pembunuhan adalah orang fakir, dan ia telah dimanfaatkan keluarga terbunuh, apakah wajib baginya membayar diyat mughaladzah ?

6)      Menurut pemahamanmu, apa saja hikmah dari diterapkan hukum Qishash ini ?

7)      Apa saja hikmah dan pelajaran yang dapat dimengerti/ dipetik dari adanya hukum Diyat ?

8)      Bagaimana menurtmu jika ada sebagian muslim yang mengatakan bahwa qishash sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman ?

9)      Hukum Qishash memiliki beberapa hikmah, apa saja itu sebutkan !

10)   Dari pengamatanmu, bila disandinglkan – dibandingkan dengan hukum jinayah ini, bagaimana dengan hukum yang ada di negara kita Indonesia  ?

 

 

TERIMAKASIH,

USTADZ TUNGGU JAWABANMU. INGAT JAWABAN DARI TUGAS INI SEBAGAI BUKTI ABSENSI KEHADIRAN DAN KEAKTIFANMU.

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Rabu, 17 Maret 2021

#CATATAN FENOMENA

 ILMU SOSIAL DALAM  SYARIAT ISLAM

(Sosiologi fii Islamologi) 





"Jangan ganggu kami dengan hal yg tidak penting..."


Pernahkah kita mendengar ucapan semacam ini..? tentu pernah yaa?? dalam fragmentasi kehidupan sehari -hari?? Seberapa sering..??


Ucapan diatas terkadang atau bahkan sering kita dengar dalam kehidupan bermasyarakat. Ucapan tersebut tidaklah ada dalam kamus ilmu sosiologi, artinya : yg mengatakan demikian berarti perlu di tanyakan ilmu sosial kemasyarakatan (IPS) nya. Dalam agama manapun juga tidak ada ajaran yg demikian. 

ماشاءالله... لا قوّة الاّ بالله... 

Al-Qur’an menggarisbawahi bahwa: “Sungguh manusia berlaku sewenang-wenang, bila ada yang merasa tidak butuh" (QS. Al-Alaq ayat 6-7).


Salah satu dampak sikap sok merasa tidak butuh orang lain adalah keengganan menjalin hubungan, keengganan saling mengenal. Jika sikap macam itu terus dipelihara, pada gilirannya bisa melahirkan bencana bagi dirinya (utamanya) dan pengrusakan kpd orang lain, lingkungan masyarakat, dan di dunia pada umunya. 


Memang manusia memiliki kecenderungan mencari bahkan bersaing dan berlomba menjadi yang terbaik. Banyak sekali manusia yang menduga bahwa kepemilikan materi, kecantikan serta kedudukan sosial yang disebabkan oleh kekuasaan atau garis keturunan merupakan kemuliaan yang harus dimiliki. Karena itulah banyak yang berusaha meraihnya dan saling berkompetisi untuk mendapatkannya.



Tetapi bila diamati secara seksama, apa yang dianggap keistimewaan dan sumber kemuliaan itu sifatnya sangat sementara bahkan tidak jarang mengantar pemiliknya kepada kebinasaan. Jika demikian, hal-hal tersebut berarti bukanlah sumber kemuliaan.

Kemuliaan adalah sesuatu yang langgeng sekaligus membahagiakan secara terus-menerus. Kemuliaan abadi dan langgeng itu ada di sisi Allah SWT. Dan cara mencapainya adalah dengan mendekatkan diri kepada-Nya, menjauhi larangan-Nya, melaksanakan perintah-Nya dan meneladani sifat-sifat-Nya sesuai kemampuan manusia,

Itulah  TAQWA...


Alloh SWT menandaskan dalam Al-Qur'an :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)” (QS. Adz-Dzaariyaat: 56). 

...Dan bersosial, bermasyarakat, menjaga hubungan dengan baik, silaturrahim, saling tebar salam, tebar senyum, dan tebar sapa adalah salah satu wujud ibadah kepada Allah SWT pada haqiqatnya. Memuliakan manusia (tanpa pandang bulu, tanpa pandang status sosial, tanpa membeda bedakan) maupun memuliakan makhluq, berarti ia telah memuliakan Allah SWT sebagai Sang Khaliq (pencipta). 


Semoga yang sedikit ini bisa mengingatkan kita tentang perlu dan pentingnya saling menghormati dan menghargai (tanpa membedakan status) dalam interaksi sosial kehidupan kita. 


ingsun sholihin, 

Tiyangalit ngayogyakarta hadiningrat,

04 Ruwah 1442H/ 17 Maret 2021

Jumat, 12 Maret 2021

FIQIH ADZAN - KABAR GEMBIRA MUADZIN

 

UNTUKMU, WAHAI  PARA MU’ADZIN … !!!

(KEUTAMAAN IMAM, MU’ADZIN, DAN PARA PEMAKMUR MASJID DALAM PANDANGAN ROSULULLOH MUHAMMAD SAW)




 
Pengertian Adzan : Secara bahasa adzan berarti pemberitahuan atau seruan. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat At Taubah Ayat 3:

 وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

“dan ini adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia”

Adapun makna adzan secara istilah adalah seruan yang menandai masuknya waktu shalat lima waktu dan dilafazhkan dengan lafazh-lafazh tertentu.

Hukum Adzan : Ulama berselisih pendapat tentang hukum Adzan. Sebagian ulama mengatakan bahwa hukum azan adalah sunnah muakkad, namun pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini adalah pendapat yang mengatakan hukum adzan adalah fardu kifayah[3]. Akan tetapi perlu diingat, hukum ini hanya berlaku bagi laki-laki. Wanita tidak diwajibkan atau pun disunnahkan untuk melakukan adzan.

Syarat Adzan :

Telah Masuk Waktu Shalat. Syarat sah adzan adalah telah masuknya waktu shalat, sehingga adzan yang dilakukan sebelum waktu solat masuk maka tidak sah. Akan tetapi terdapat pengecualian pada adzan subuh. Adzan subuh diperbolehkan untuk dilaksanakan dua kali, yaitu sebelum waktu subuh tiba dan ketika waktu subuh tiba (terbitnya fajar shadiq).

Berniat adzan. Hendaknya seseorang yang akan adzan berniat di dalam hatinya (tidak dengan lafazh tertentu) bahwa ia akan melakukan adzan ikhlas untuk Allah semata.

Dikumandangkan dengan bahasa arab. Menurut sebagian ulama, tidak sah adzan jika menggunakan bahasa selain bahasa arab. Di antara ulama yang berpendapat demikian adalah ulama dari Madzhab Hanafiah, Hambali, dan Syafi’i.

Tidak ada lahn dalam pengucapan lafadz adzan yang merubah makna. Maksudnya adalah hendaknya adzan terbebas dari kesalahan-kesalahan pengucapan yang hal tersebut bisa merubah makna adzan. Lafadz-lafadz adzan harus diucapkan dengan jelas dan benar.

Lafadz-lafaznya diucapkan sesuai urutan. Hendaknya lafadz-lafadz adzan diucapkan sesuai urutan sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits yang sahih. Adapun bagaimana urutannya akan dibahas di bawah.

Lafadz-lafadznya diucapkan bersambung. Maksudnya adalah hendaknya antara lafazh adzan yang satu dengan yang lain diucapkan secara bersambung tanpa dipisah oleh sebuah perkataan atau pun perbuatan di luar adzan. Akan tetapi diperbolehkan berkata atau berbuat sesuatu yang sifatnya ringan seperti bersin.

Adzan diperdengarkan kepada orang yang tidak berada di tempat muadzin. Adzan yang dikumandangkan oleh muadzin haruslah terdengar oleh orang yang tidak berada di tempat sang muadzin melakukan adzan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mengeraskan suara atau dengan alat pengerasa suara.


Sifat Muadzin

  • Muslim. Disyaratkan bahwa seorang muadzin haruslah seorang muslim. Tidak sah adzan dari seorang yang kafir.
  • Ikhlas hanya mengharap wajah Allah. Sepatutnya seorang muadzin melakukan adzan dengan niat ikhlas mengaharap wajah Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda : “Tetapkanlah seorang muadzin yang tidak mengambil upah dari adzannya itu.”
  • Adil dan amanah. Yaitu hendaklah muadzin adil dan amanah dalam waktu-waktu shalat.
  • Memiliki suara yang bagus. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda kepada sahabat Abdullah bin Zaid: “pergilah dan ajarkanlah apa yang kamu lihat (dalam mimpi) kepada Bilal, sebab ia memiliki suara yang lebih bagus dari pada suaramu”.
  • Mengetahui kapan waktu solat masuk. Hendaknya seorang muadzin mengetahui kapan waktu solat masuk sehingga ia bisa mengumandangkan adzan tepat pada awal waktu dan terhindar dari kesalahan.

Yang Dianjurkan bagi Muadzin

  1. Adzan dalam keadaan suci. Hal ini berdasarkan dalil-dalil umum yang menganjurkan agar manusia dalam keadaan suci ketika berdizikir (mengingat) kepada Allah.
  2.  Adzan dalam keadaan berdiri. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salamdalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar : “berdiri wahai bilal! Serulah manusia untuk melakukukan solat!.
  3. Adzan menghadap kiblat.
  4. Memasukkan jari ke dalam telinga. Ini adalah perbuatan yang biasa dilakukan oleh sahabat Bilal ketika adzan.
  5. Menyambung tiap dua-dua takbir. Maksudnya adalah menyambungkan kalimat Allahu akbar-allahu akbar, tidak dijeda antara keduanya.
  6. Menolehkan kepala ke kanan ketika mengucapakan “hayya ‘alas shalah”dan menolehkan kepala ke kiri ketika mengucapakan “hayya ‘alal falah”.
  7. Menambahkan “ash shalatu khairum minannaum” pada azan subuh.

 

1.   Gambaran dari Nabi SAW tentang hebatnya keutamaan Adzan & shof sholat, Dari Abu Huroiroh, Rosululloh bersabda :

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوْا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوْا

“seandainya manusia mengetahui pahala & keutamaan yang terdapat dalam Adzan dan Shof sholat awal (pertama), kemudian ia tidak mendapatkan kecuali diundi, niscahya mereka akan melakukannya” (HR. Imam Bukhori dan Imam Muslim)

 

2.       Para IMAM dan Para MU’ADZIN  mendapat do’a khusus dari Nabi, Sabda Nabi SAW :

 

الْإِمَامُ ضَامِنٌ وَالْمُؤَذِّنُ مُؤْتَمَنٌ، اللهُمّ أَرْشدِ الْأَئِمّةَ وَاغْفِر لِلَمْؤَذِّنِيْنَ (وَفِي رواية) وَعَفَا عَنِ المْؤَذِّنِيْنَ

Imam adalah penjamin (karena ‘ilmunya) dan Mu’adzin adalah orang yang dipercaya (karena ‘ilmunya). Yaa Alloh, luruskanlah (Bimbinglah) para Imam dan ampunilah para Mu’adzin.” (HR. Imam Abu Dawud dan Imam Tirmidzi)

 

3.       Mu’adzin akan mendapat ampunan, juga pahala yg sama seperti orang yang sholat bersamanya, Sabda Nabi Muhammad :

المْؤَذِّنِ يُغفَرلَهُ بِمَدّى صَوْتِه، وَأَجْرُهُ مثلُ أَجْر مَن صَلَّى مَعَهُ

Mu’adzin (Tukang Adzan) diampuni dosanya oleh Alloh SWT sepanjang suaranya, dan pahalanya sama seperti pahala orang yang sholat bersamanya” (HR. Imam Thobroni)

 

4.       Semua makhluk ciptaan Alloh SWT akan bersaksi untuk Mu’adzin, Dari Abu Sa’id Al-Khudriy, Rosululloh bersabda :

 

لاَ يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلاَ إِنْسٌ وَلاَ شَيْءٌ إِلاَّ شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Tidaklah Jin dan Manusia serta tidak sesuatupun (hewan, pepohonan/kayu, lumpur, batu, barang kering maupun basah) yang mendengar suara lantunan kumandang adzan dari seorang Mu’adzin, melainkan  akan menjadi saksi kebaikan bagi si Tukang Adzan tersebut pada hari Qiyamat.” (HR. Imam Bukhori)

 

5.       Para Mu’adzin akan dimasukkan surga dengan Rohmat Alloh SWT, dalam nukilan hadits Nabi Al - Musthofa bersabda :

 

... فيقول اللهُ : أنظروا إِلى عَبدى هذا يْؤَذِّن ويقيمُ الصَّلَاة يخاف مِنِّيْ فَقد غفَرتُ لعَبدىْ ادخلتُ الجِنةَ

“..... Lalu Alloh berfirman : Lihatlah hamba-Ku ini, ia mengumandangkan adzan dan beriqomat untuk sholat, dia takut kepada-Ku. Aku telah mengampuni hamba-Ku dan memasukannya ke dalam Surga.” (HR. Imam Abu Dawud dan imam Nasa’i)

 

Adapun Hikmah Adzan menurut Jumhur ‘Ulama Adalah sebagai berikut :

ü Menampakkan Syiar dan eksistensi Islam

ü Menegakkan Kalimat Tauhid, agungkan Asma-Nya

ü Tanda pemberitahuan masuknya waktu sholat

ü Seruan untuk melakukan sholat berjama’ah dan meninggalkan sejenak urusan lain

ü Pengusir Syaithon dan bala tentaranya, Penetralisir hawa negatif suatu wilayah. Hawa negatif seperti : pemicu tindakan fahsyak/mungkar dan maksiat. (Imam Ibnu Mulaqqin, Kitab Taudhihul Ahkam).

 

Sudahkah Kita Sholat dan Kumandangkan Adzan hari ini...???

LAFADZ ADZAN

بسم الله الرحمن الرحيم

لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ,  سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وسلّم وَبارك عَلىَ سيّدنا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سيّدنا مُحَمَّدٍ, الله يـاكَـرِيـْم ...



SESUDAH ADZAN   MEMBACA SHOLAWAT LALU MEMBACA DOA …

 

Jogja, 29 Rajab 1442 H - ingsunsholihin

 

 

Minggu, 07 Maret 2021

EDISI DOA

 Doa Belajar dan Menghadapi Ujian





Bismillahirrahmanirrahim

Kali ini kami suguhkan doa - doa untuk para pelajar dan pembelajar. Program Belajar ala Rosulullah bukan hanya wajib belajar 9 tahun atau sampai pada taraf kuliah S-1, S-2, S-3 saja, tetapi program belajar Rosulullah itu seumur hidup. 

Nah... Sebagai penyempurna ikhtiyar belajar kita, berikut ini doa-doa yang bisa kita amalkan. 


اَللَّهُمَّ انْفَعْناَ بِـمَا عَلَّمْتَناَ وَعَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَزِدْنَا عِلْمًا

اللّهُمَّ أَغْنِنا بِالْعِلْمِ وَزَيِّنا بِالْحِلْمِ وَأَكْرِمْنا بِالتَّقْوَى وَجَمِّلْنا بِالْعَافِيَةِ

اللَّهُمَّ إِنا نسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً  ((آمين)) 


“Ya Allah, berikanlah kemanfaaatan atas semua hal yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Dan ajarkanlah kami semua hal yang memberi manfaat kepada kami, dan tambahlah kami ilmu"

"Ya Allah, cukupkanlan kami dengan ilmu, hiasilah kami dengan kearifa, muliakanlah kami dengan ketakwaan, dan perindahlah kami dengan kesehatan"

“Ya Allah, kami memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima”



Dan ada satu lagi doa yang juga bagus, perlu kita hafalkan



Allahumma inni astaudi’uka ma ‘allamtanihi fardudhu ilayya ‘inda hajati ilaihi wa laa tansanihi ya rabbal ‘alamina.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan pada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah padaku saat aku membutuh¬kannya dan janganlah Engkau jadikan aku lupa padanya, wahai Tuhan semesta alam.”


Demikian, semoga bermanfaat dan semoga semakin menambah semangat dan keikhlasan kita dalam belajar/ menimba ilmu Allah SWT yang sangat luas ini. Aamiin. 


_______________________
Ingsun Sholihin

24 Rojab 1442 H
@Giwangan 07/03/2021



Minggu, 07 Februari 2021

MATERI BK KELAS VII


MENGISI WAKTU LUANG DENGAN KEGIATAN POSITIF




Assalamu'alaikum wr wb

Bismillaah... 

Siswa maupun santri santri yang kami cintai, yang kami banggakan, dan yang kami tunggu perjuangaannya. Bagaimana kabar kalian semua...??? Baik dan sehat semuanya yaa...? Alhamdulillah... !!! 


Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengisi waktu luang. Tentu selama Pandemi Covid dan pembelajaran online/ daring di rumah yang sudah hampir berjalan 1 tahun ini kita jalani, kita memiliki beberapa moment waktu luang kan??? Naaahh.... Mau kita gunakan (isi) dengan apa waktu luang tersebut??? 

Dengan nge-Game saja???? TIDAAKKK!!! 

Untuk tidur terus??? TIIDAAKKK!!! 

digunakan untuk main saja??? TIDAK!! 

atau untuk makan/ minum ??? TIDAAKK!!! 

=====================================

1. MATERI

AYOOO..... !!! 

PERHATIKAN PERINTAH ALLAH SWT dan NABI MUHAMMAD SAW, LEWAT AYAT DAN HADITS BERIKUT INI... 

Waktu adalah salah satu nikmat yang agung dari Allah Swt kepada manusia. Sudah sepantasnya manusia memanfaatkannya secara baik, efektif dan semaksimal mungkin untuk amal shalih.

Islam menganjurkan agar manusia memanfaatkan waktu dan kesempatan yang dimiliki sehingga ia tidak termasuk golongan orang yang  merugi. Hal itu tercantum dalam Qur'an Surat. ‘Ashr dan Rasulullah Saw juga menganjurkan agar manusia memanfaatkan kesempatan yang ia miliki. Diantaranya sebagai berikut: 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 

Artinya, 1.  Demi masa. 2.  Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-'Ashr. :1-3) 

Asbabun Nuzul. Banyak orang yang mengutuk waktu ‘Ashar. Mereka mengatakan bahwa waktu ashar adalah waktu yang celaka atau waktu nahaas. Menurut mereka banyak bahaya yang terjadi pada waktu Ashar. Berkait dengan hal tersebut, turunlah Surah Al 'Ashr yang member penjelasan ashar tidak salah. Kesalahan sebenarnya adalah manusia yan menggunakan waktu tesebut untuk hal-hal yang tidak terpuji.


Di antara nikmat besar yang sering dilalaikan manusia adalah nikmat mendapatkan waktu luang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita, bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah dengan meninggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya. Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi bersabda :

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah (dia) meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.”

===================================





Apakah waktu luang itu??? Kenapa ada waktu luang??? Dan Ada banyak hal yang bisa kota lakukan selama mengisi waktu luang tersebut, apa saja itu??? 

Silahkan kan simak video singkat berikut ini. Ingattt simak baik baik yaa? Siapkan pula buku catatan mu!!! 



2. PENUGASAN


Setelah menyimak video pendek di atas, apakah kamu sudah memahami arti dan makna waktu luang? Sudah tahu aktivitas yang perlu dilakukan selama waktu luang kannn??? 


Selanjutnya.... 

Untuk kelengkapan absen dan tugas pertemuan kali ini silahkan kerjakan tugas di link google form berikut ini :

https://forms.gle/VFrjKXB3yXMbhuDD7





Jangan lupa, segera kerjakan dan kumpulkan yaa? Kami tunggu. Terimakasih. 

Wassalamu'alaikum wr wb. 

_________________

Pengampu, 

Ustadz Sholihin. 









Senin, 01 Februari 2021

#LAWAN COVID-19

 7 (TUJUH) MANFAAT BUNGA TELANG BAGI KESEHATAN




Puji syukur ALHAMDULILLAH senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah menciptakan kita dan makhluq lainnya seperti tanaman herbal yang kaya akan faedah manfaat. Ada banyak tumbuhan yang hidup di muka bumi yang belum terungkap khasiat dan manfaatnya. Pastilah, Sang Khalik menciptakan segala sesuatu tidak pernah sia-sia, tak terkecuali tanaman. Surah al-An'am ayat 99 menyebutkan tentang manfaat tanaman... :

وَهُوَ

ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦ نَبَاتَ كُلِّ شَىۡءٍ فَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهُ خَضِرًا نُّخۡرِجُ مِنۡهُ حَبًّا مُّتَرَاكِبًا وَمِنَ ٱلنَّخۡلِ مِن طَلۡعِهَا قِنۡوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّٰتٍ مِّنۡ أَعۡنَابٍ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُشۡتَبِهًا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٍ ۗ ٱنظُرُوٓاْ إِلَىٰ ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَيَنۡعِهِۦٓ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكُمۡ لَءَايَٰتٍ لِّقَوۡمٍ يُؤۡمِنُونَ

Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sungguh, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

Berbagai upaya dilakukan oleh para ilmuwan, termasuk 4 cendekiawan Muslim untuk menguak rahasia tanaman-tanaman. Salah satu pakar botani Muslim ternama abad pertengahan adalah ad-Dinawari (828-896 M). Ia disebut-sebut sebagai otak di balik kesuksesan Revolusi Hijau melalui bukunya yang berjudul an-Nabat. 


"Makahendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu," (Surah Abasa Ayat 24-32).


Salah satu tanaman yang bermanfaat dan berkhasiat adalah BUNGA TELANG. Si Cantik Biru Ungu yang Ampuh, Meningkatkan Daya Imun tubuh, Atasi Diabetes, Depresi dan Cegah Penuaan Dini. 



Manfaat bunga telang, mungkin tidak diketahui banyak orang. Bunga yang memilki nama medis Clitoria ternatea ini, berasal dari negara-negara di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia (Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, NTB, NTT, dll). 


*Apa dan Bagaimana Bunga Telang itu...???*


Bunga telang dahulu hanya dianggap sebagai tanaman liar yang tumbuh di pekarangan. Bunga telang telah dipercaya sejak lama digunakan dalam pengobatan herbal. 

Umumnya, daun bunga telang dikeringkan dan diolah menjadi teh dan sebagai pewarna alami dalam pengobatan Ayuverda dan China. Ketika dikonsumsi sebagai minuman, bunga ini memiliki rasa tawar menyerupai teh hijau tanpa gula.

Selain itu, bunga telang biasanya diolah menjadi bubuk atau pewarna makanan. Bentuk bunganya yang cantik dan kandungan nutrisinya membuat tanaman ini berguna untuk dikonsumsi. 

Jika diibaratkan seperti manusia, bunga telang adalah wanita yang cantik luar dalam. Tak hanya berpenampilan rupawan, tapi juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Dikenal juga dengan nama Asian pigeonwings atau butterfly pea flower, ia memiliki warna biru memikat yang bisa membuat taman menjadi lebih hidup dan indah. Warna biru yang dihasilkan bunga telang jika diseduh sebagai minuman, berasal dari zat antioksidan bernama anthocyanins.

Selain itu, warnanya yang indah kerap dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami dan menyehatkan. Bunga telang juga populer dengan sebutan kembang telang atau teleng. 

Tanaman ini diketahui sangat kaya akan kandungan farmakologis, seperti saponin, tanin, triterpenoid, plobatanin, flavonoid, fenol, steroid, alkaloid, antosianin, antrakuinon, flavonol glikosida, minyak esensial dan stigmas-4-ena-3,6-dion.

Bunga telang juga memiliki kandungan fitokimia herbal ini yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, antikanker, antimikrobial, antisida, antipiretik, analgesik dan bersifat antidiabetik.


*Apa sajakah khasiat bunga telang yang bisa kita dapatkan untuk tubuh kita?* 


Berikut sederet manfaat dari bunga telang yang jarang diketahui, dirangkum dari Sehatq dan Dokter Sehat, Minggu (23/8/2020).


1️⃣ *Meningkatkan fungsi penglihatan*

Jika akhir-akhir ini mengalami gangguan kesehatan pada mata Anda yang membuat mata terasa kering dana sedikit kabur, masalah tersebut bisa diatasi dengan mengonsumsi teh bunga telang. Hal ini bisa Anda dapatkan karena daun telang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, termasuk mata Anda.

Diketahui daun telang memiliki kandungan seperti saponin, flavonoid, alkaloid, oksalat, dan sulfur yang memiliki khasiat luar biasa untuk menjaga indra penglihatan.


 2️⃣ *Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh* LAWAN COVID-19

Bunga telang yang diolah menjadi teh mampu melawan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Khasiat bunga telang telah diuji dan olahan tanaman ini cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang mengalami flu atau pilek.

Mengonsumsi secara teratur teh bunga telang mampu meningkatkan sistem imunitas agar tubuh dapat melawan bakteri jahat dan terhindar dari berbagai penyakit. Termasuk VIRUS CORONA, COVID-19 yang sedang kita hadapi bersama ini. Bahkan sudah ada ekstrak bunga telang ini yg diteliti dan dikembangkan oleh Profesor/ Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Hasil penelitian : terbukti dapat meningkatkan imun kekebakan tubuh, menangkal berbagai virus baik virus berskala kecil, sedang, maupun besar. Sebagai terapi pengobatan bagi pecandu rokok yang ingin berhenti, dan banyak manfaat lainnya. Akan lebih baik bilamana kita bisa tanam dan budidayakan di rumah kita sebagai tanaman hias nanti kaya manfaat. Mari mencari bibitknya dan mari menanam bersama. 




3️⃣ *Antiaging*

Manfaat selanjutnya dari bunga telang adalah sebagai penangkal radikal bebas yang memperlambat penuaan, terutama memperlambat kerutan di kulit. Bunga telang diketahui memiliki kandungan antioksidan yang cukup banyak.

Antioksidan yang ada di dalam bunga telang berguna sebagai penangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit dan meningkatkan efek penuaan. 


4️⃣ *Mengontrol gula darah*

Dalam sebuah Journal of Applied Pharmaceutical Science menyatakan bahwa bunga telang terbukti mampu mengurangi dan bahkan menstabilkan kadar konsentrasi glukosa dalam darah.

Mengonsumsi olahan bunga telang dipercaya bisa menjadi obat alami dalam pengobatan penyakit diabetes. Selain itu, Anda juga harus membarenginya dengan pola makan sehat, yakni menghindari makanan yang ditambahkan gula.


 5️⃣ *Mencegah Insomnia*

Mengonsumsi bunga telang yang dikeringkan dan diolah menjadi teh cocok bagi Anda yang menderita insomnia. Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya sulit tidur, atau tidak cukup tidur, meskipun terdapat cukup waktu untuk melakukannya. 


Gangguan tersebut menyebabkan kondisi penderita tidak prima untuk melakukan aktivitas keesokan harinya. Bunga telang mampu merangsang produksi dopamin yang dapat mengurangi stres dan kecemasan, sehingga membuat tidur lebih nyenyak.

Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan ritual rutin dengan minum teh bunga telang sebelum tidur karena teh ini tidak mengandung kafein.


6️⃣ *Meningkatkan daya ingat*

Ekstrak bunga telang, terbukti meningkatkan kadar asetilkolin, dalam otak. Asetilkolin adalah neurotransmitter atau zat kimia penghantar yang memegang peranan vital, dalam mengingat dan mempelajari sesuatu.


7️⃣ *Meringankan depresi/ Stress/ dsb*

Bunga telang memiliki sekitar 25 senyawa phytocomp, dari ekstrak etanol yang ada di dalam tanaman ini. Di antara beberapa senyawa yang ditemukan, ada asam linolenat dan asam palmitat, yang dipercaya bisa mengatasi gangguan mental depresi.

Asam linolenat adalah asam lemak omega-3 esensial, yang bisa mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, kandungan asam linolenat juga memiliki sifat neuroprotektif (melindungi sistem saraf pusat dari kerusakan).


Kandungan ini memiliki sifat antioksidan, yang juga sudah terbukti, memiliki sifat antidepresan.


_____________________

Sumber :

Alfi Yuda pada 23 Agu 2020, 16:20 WIB (Bola.Com, Sehatq, Dokter Sehat.id.com)



Sabtu, 30 Januari 2021

NU (Nahdlatul Ulama) DAN MU (Muhammadiyah)

 SELAMAT MILAD NU YANG KE-95 TAHUN

31 Januari 1926 - 31 Januari 2021 

=====================================


#SISI LAIN#





JAM'IYAH NAHDLATUL ULAMA (NU) dan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH (MU) 


Dua Organisasi asli buatan Priyayi NUsantara, Bukan _made in_ luar negeri. Membawa ajaran ahlussunnah wal Jamaah Islam dengan santun, damai, menyejukkan, yang dapat membaur, melebur, dan menyatu dg mudah dalam semua sendi kehidupan kita. Saya tidak bisa membayangkan, akan jadi apa negara sebesar Indonesia ini jika tidak ada dua ormas seperti Jam'iyah Nahdlatul Ulama (NU) dan juga saudara tuanya yakni Persyarikatan Muhammadiyah. Saya tidak bisa membayangkan pula, akan seperti apa Islam Indonesia hari ini jika tidak ada peran dari kedua ormas tersebut.


Seperti Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman, atau Iran, kah? bisa jadi. Namun bayangan saya tidak ingin semakin liar. Karena saya lebih tertarik dengan asal usul dari berdirinya kedua ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.


Pertanyaannya, mengapa Nahdlatul Ulama selalu diidentikkan sebagai ormas yang tidak jauh-jauh dari kuburan? Sementara Muhammadiyah selalu dipandang sebagai ormas yang tidak jauh-jauh dari rumah sakit dan panti asuhan?


Dalam hal ini, asumsi saya—tentu bisa berbeda dengan anda— karena NU dan Muhammadiyah tidak jauh-jauh dari semangat atau niat para pendirinya. Ayo, kita buktikan dan kita telisik bersama.


Nahdlatul Ulama, bila kita melihat sejarah dari lahirnya organisasi ini adalah ketika adanya Komite Hijaz, yakni ada utusan dari Indonesia (yang di antaranya KH. Raden Asnawi Kudus) untuk terbang menuju Makkah, melakukan negoisasi dengan Raja Saud untuk menolak rencana aksi dari kelompok Wahabi yang hendak menghancurkan situs sejarah Islam maupun pra islam, yang di antaranya keinginan membongkar makam Rasulullah SAW. Bagi Wahabi, tempat-tempat seperti makam atau kuburan sangat rentan dijadikan tempat untuk meminta-minta dan memuja-muja kepada mereka yang sudah meninggal, sehingga dikhawatirkan terjadi ritual syirik. Dari peristiwa ini, sangat wajar apabila NU selalu identik dengan ritual semacam peringatan haul, istighosah, manaqiban, tahlilan, yasinan, mitong dino, nyewu, dan lain-lain—karena sejarahnya seperti itu. Komite Hijaz sama dengan ngurusi kuburan.


Beda lagi dengan Muhammadiyah. Yang mana pada waktu itu—KH. Ahmad Dahlan (sang pendiri) dihadapkan pada kondisi sosiologis masyarakat sekitar—banyak yang menghardik anak yatim dan membiarkan orang miskin. Lalu, dalam setiap pengajiannya beliau sering mengulang-ulang ayat terakhir dari Surah al-Ma’un (QS. 107 1-3), tentang memuliakan anak yatim dan keberpihakan kepada fakir-miskin.


Suatu ketika ada muridnya yang bertanya: “Mbah Dahlan, mengapa Surah al-Ma’un ayat 1-3 selalu diulang-ulang terus? Padahal kan kemarin sudah diajarkan dan sudah khatam nglotok. Lalu beliau menjawab; “apakah kamu sudah menyantuni anak-anak yatim dengan baik? apakah kamu sudah memberikan makan dan ikut ngopeni orang miskin?” Belum, kan?”. Kurang lebih seperti itu dialog imajiner penulis.


Maka sangat wajar apabila organisasi Muhammadiyah ini lebih “mentereng” dan tidak jauh-jauh dengan rumah sakit dan panti asuhan yatim-piatu.


*Kedua organisasi besar itu merupakan warisan agung dari dua sosok yang alim dan tawadlu’. Keduanya sama-sama menuntut ilmu dari Makkah al-Mukarromah. Keduanya sama-sama memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni. Beliau tak lain adalah KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Ahmad Dahlan. Lahumaa al-faatihah........*


"TERIMAKASIHKU" kepada Allah SWT yang sudah menganugerahi kami dua tokoh besar dan dua ormas besar di dalam rahim yang terdiri dari beragam kelompok, suku, dan agama.*






Tak sadar..... 

Setelah ditelisik dan diamati, banyak juga orang Muhammadiyah saat ini yang sudah bergeser haluan, mereka juga ikut-ikutan dengan tradisi-tradisi yang dilestarikan oleh orang-orang NU. Seperti tahlilan, yasinan, dan ziarah kubur. Mereka sekarang sudah agak asing dengan istilah takhayul, bid’ah dan khurofat (yang dulu terkenal dengan praktik TBC). Mengapa demikian? setelah saya telusuri, yang menyatukan mereka adalah besek dan ingkung ayam.


Tanpa disadari semangat besek dan berkat ingkung ayam adalah visi surah al-Ma’un. Berbagi kepada sesama. Ternyata NU dan Muhammadiyah itu sama.... 


*Wallahhu a’lam.*