Rabu, 17 Maret 2021

#CATATAN FENOMENA

 ILMU SOSIAL DALAM  SYARIAT ISLAM

(Sosiologi fii Islamologi) 





"Jangan ganggu kami dengan hal yg tidak penting..."


Pernahkah kita mendengar ucapan semacam ini..? tentu pernah yaa?? dalam fragmentasi kehidupan sehari -hari?? Seberapa sering..??


Ucapan diatas terkadang atau bahkan sering kita dengar dalam kehidupan bermasyarakat. Ucapan tersebut tidaklah ada dalam kamus ilmu sosiologi, artinya : yg mengatakan demikian berarti perlu di tanyakan ilmu sosial kemasyarakatan (IPS) nya. Dalam agama manapun juga tidak ada ajaran yg demikian. 

ماشاءالله... لا قوّة الاّ بالله... 

Al-Qur’an menggarisbawahi bahwa: “Sungguh manusia berlaku sewenang-wenang, bila ada yang merasa tidak butuh" (QS. Al-Alaq ayat 6-7).


Salah satu dampak sikap sok merasa tidak butuh orang lain adalah keengganan menjalin hubungan, keengganan saling mengenal. Jika sikap macam itu terus dipelihara, pada gilirannya bisa melahirkan bencana bagi dirinya (utamanya) dan pengrusakan kpd orang lain, lingkungan masyarakat, dan di dunia pada umunya. 


Memang manusia memiliki kecenderungan mencari bahkan bersaing dan berlomba menjadi yang terbaik. Banyak sekali manusia yang menduga bahwa kepemilikan materi, kecantikan serta kedudukan sosial yang disebabkan oleh kekuasaan atau garis keturunan merupakan kemuliaan yang harus dimiliki. Karena itulah banyak yang berusaha meraihnya dan saling berkompetisi untuk mendapatkannya.



Tetapi bila diamati secara seksama, apa yang dianggap keistimewaan dan sumber kemuliaan itu sifatnya sangat sementara bahkan tidak jarang mengantar pemiliknya kepada kebinasaan. Jika demikian, hal-hal tersebut berarti bukanlah sumber kemuliaan.

Kemuliaan adalah sesuatu yang langgeng sekaligus membahagiakan secara terus-menerus. Kemuliaan abadi dan langgeng itu ada di sisi Allah SWT. Dan cara mencapainya adalah dengan mendekatkan diri kepada-Nya, menjauhi larangan-Nya, melaksanakan perintah-Nya dan meneladani sifat-sifat-Nya sesuai kemampuan manusia,

Itulah  TAQWA...


Alloh SWT menandaskan dalam Al-Qur'an :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)” (QS. Adz-Dzaariyaat: 56). 

...Dan bersosial, bermasyarakat, menjaga hubungan dengan baik, silaturrahim, saling tebar salam, tebar senyum, dan tebar sapa adalah salah satu wujud ibadah kepada Allah SWT pada haqiqatnya. Memuliakan manusia (tanpa pandang bulu, tanpa pandang status sosial, tanpa membeda bedakan) maupun memuliakan makhluq, berarti ia telah memuliakan Allah SWT sebagai Sang Khaliq (pencipta). 


Semoga yang sedikit ini bisa mengingatkan kita tentang perlu dan pentingnya saling menghormati dan menghargai (tanpa membedakan status) dalam interaksi sosial kehidupan kita. 


ingsun sholihin, 

Tiyangalit ngayogyakarta hadiningrat,

04 Ruwah 1442H/ 17 Maret 2021

Jumat, 12 Maret 2021

FIQIH ADZAN - KABAR GEMBIRA MUADZIN

 

UNTUKMU, WAHAI  PARA MU’ADZIN … !!!

(KEUTAMAAN IMAM, MU’ADZIN, DAN PARA PEMAKMUR MASJID DALAM PANDANGAN ROSULULLOH MUHAMMAD SAW)




 
Pengertian Adzan : Secara bahasa adzan berarti pemberitahuan atau seruan. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat At Taubah Ayat 3:

 وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

“dan ini adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia”

Adapun makna adzan secara istilah adalah seruan yang menandai masuknya waktu shalat lima waktu dan dilafazhkan dengan lafazh-lafazh tertentu.

Hukum Adzan : Ulama berselisih pendapat tentang hukum Adzan. Sebagian ulama mengatakan bahwa hukum azan adalah sunnah muakkad, namun pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini adalah pendapat yang mengatakan hukum adzan adalah fardu kifayah[3]. Akan tetapi perlu diingat, hukum ini hanya berlaku bagi laki-laki. Wanita tidak diwajibkan atau pun disunnahkan untuk melakukan adzan.

Syarat Adzan :

Telah Masuk Waktu Shalat. Syarat sah adzan adalah telah masuknya waktu shalat, sehingga adzan yang dilakukan sebelum waktu solat masuk maka tidak sah. Akan tetapi terdapat pengecualian pada adzan subuh. Adzan subuh diperbolehkan untuk dilaksanakan dua kali, yaitu sebelum waktu subuh tiba dan ketika waktu subuh tiba (terbitnya fajar shadiq).

Berniat adzan. Hendaknya seseorang yang akan adzan berniat di dalam hatinya (tidak dengan lafazh tertentu) bahwa ia akan melakukan adzan ikhlas untuk Allah semata.

Dikumandangkan dengan bahasa arab. Menurut sebagian ulama, tidak sah adzan jika menggunakan bahasa selain bahasa arab. Di antara ulama yang berpendapat demikian adalah ulama dari Madzhab Hanafiah, Hambali, dan Syafi’i.

Tidak ada lahn dalam pengucapan lafadz adzan yang merubah makna. Maksudnya adalah hendaknya adzan terbebas dari kesalahan-kesalahan pengucapan yang hal tersebut bisa merubah makna adzan. Lafadz-lafadz adzan harus diucapkan dengan jelas dan benar.

Lafadz-lafaznya diucapkan sesuai urutan. Hendaknya lafadz-lafadz adzan diucapkan sesuai urutan sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits yang sahih. Adapun bagaimana urutannya akan dibahas di bawah.

Lafadz-lafadznya diucapkan bersambung. Maksudnya adalah hendaknya antara lafazh adzan yang satu dengan yang lain diucapkan secara bersambung tanpa dipisah oleh sebuah perkataan atau pun perbuatan di luar adzan. Akan tetapi diperbolehkan berkata atau berbuat sesuatu yang sifatnya ringan seperti bersin.

Adzan diperdengarkan kepada orang yang tidak berada di tempat muadzin. Adzan yang dikumandangkan oleh muadzin haruslah terdengar oleh orang yang tidak berada di tempat sang muadzin melakukan adzan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mengeraskan suara atau dengan alat pengerasa suara.


Sifat Muadzin

  • Muslim. Disyaratkan bahwa seorang muadzin haruslah seorang muslim. Tidak sah adzan dari seorang yang kafir.
  • Ikhlas hanya mengharap wajah Allah. Sepatutnya seorang muadzin melakukan adzan dengan niat ikhlas mengaharap wajah Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda : “Tetapkanlah seorang muadzin yang tidak mengambil upah dari adzannya itu.”
  • Adil dan amanah. Yaitu hendaklah muadzin adil dan amanah dalam waktu-waktu shalat.
  • Memiliki suara yang bagus. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda kepada sahabat Abdullah bin Zaid: “pergilah dan ajarkanlah apa yang kamu lihat (dalam mimpi) kepada Bilal, sebab ia memiliki suara yang lebih bagus dari pada suaramu”.
  • Mengetahui kapan waktu solat masuk. Hendaknya seorang muadzin mengetahui kapan waktu solat masuk sehingga ia bisa mengumandangkan adzan tepat pada awal waktu dan terhindar dari kesalahan.

Yang Dianjurkan bagi Muadzin

  1. Adzan dalam keadaan suci. Hal ini berdasarkan dalil-dalil umum yang menganjurkan agar manusia dalam keadaan suci ketika berdizikir (mengingat) kepada Allah.
  2.  Adzan dalam keadaan berdiri. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salamdalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar : “berdiri wahai bilal! Serulah manusia untuk melakukukan solat!.
  3. Adzan menghadap kiblat.
  4. Memasukkan jari ke dalam telinga. Ini adalah perbuatan yang biasa dilakukan oleh sahabat Bilal ketika adzan.
  5. Menyambung tiap dua-dua takbir. Maksudnya adalah menyambungkan kalimat Allahu akbar-allahu akbar, tidak dijeda antara keduanya.
  6. Menolehkan kepala ke kanan ketika mengucapakan “hayya ‘alas shalah”dan menolehkan kepala ke kiri ketika mengucapakan “hayya ‘alal falah”.
  7. Menambahkan “ash shalatu khairum minannaum” pada azan subuh.

 

1.   Gambaran dari Nabi SAW tentang hebatnya keutamaan Adzan & shof sholat, Dari Abu Huroiroh, Rosululloh bersabda :

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوْا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوْا

“seandainya manusia mengetahui pahala & keutamaan yang terdapat dalam Adzan dan Shof sholat awal (pertama), kemudian ia tidak mendapatkan kecuali diundi, niscahya mereka akan melakukannya” (HR. Imam Bukhori dan Imam Muslim)

 

2.       Para IMAM dan Para MU’ADZIN  mendapat do’a khusus dari Nabi, Sabda Nabi SAW :

 

الْإِمَامُ ضَامِنٌ وَالْمُؤَذِّنُ مُؤْتَمَنٌ، اللهُمّ أَرْشدِ الْأَئِمّةَ وَاغْفِر لِلَمْؤَذِّنِيْنَ (وَفِي رواية) وَعَفَا عَنِ المْؤَذِّنِيْنَ

Imam adalah penjamin (karena ‘ilmunya) dan Mu’adzin adalah orang yang dipercaya (karena ‘ilmunya). Yaa Alloh, luruskanlah (Bimbinglah) para Imam dan ampunilah para Mu’adzin.” (HR. Imam Abu Dawud dan Imam Tirmidzi)

 

3.       Mu’adzin akan mendapat ampunan, juga pahala yg sama seperti orang yang sholat bersamanya, Sabda Nabi Muhammad :

المْؤَذِّنِ يُغفَرلَهُ بِمَدّى صَوْتِه، وَأَجْرُهُ مثلُ أَجْر مَن صَلَّى مَعَهُ

Mu’adzin (Tukang Adzan) diampuni dosanya oleh Alloh SWT sepanjang suaranya, dan pahalanya sama seperti pahala orang yang sholat bersamanya” (HR. Imam Thobroni)

 

4.       Semua makhluk ciptaan Alloh SWT akan bersaksi untuk Mu’adzin, Dari Abu Sa’id Al-Khudriy, Rosululloh bersabda :

 

لاَ يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلاَ إِنْسٌ وَلاَ شَيْءٌ إِلاَّ شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Tidaklah Jin dan Manusia serta tidak sesuatupun (hewan, pepohonan/kayu, lumpur, batu, barang kering maupun basah) yang mendengar suara lantunan kumandang adzan dari seorang Mu’adzin, melainkan  akan menjadi saksi kebaikan bagi si Tukang Adzan tersebut pada hari Qiyamat.” (HR. Imam Bukhori)

 

5.       Para Mu’adzin akan dimasukkan surga dengan Rohmat Alloh SWT, dalam nukilan hadits Nabi Al - Musthofa bersabda :

 

... فيقول اللهُ : أنظروا إِلى عَبدى هذا يْؤَذِّن ويقيمُ الصَّلَاة يخاف مِنِّيْ فَقد غفَرتُ لعَبدىْ ادخلتُ الجِنةَ

“..... Lalu Alloh berfirman : Lihatlah hamba-Ku ini, ia mengumandangkan adzan dan beriqomat untuk sholat, dia takut kepada-Ku. Aku telah mengampuni hamba-Ku dan memasukannya ke dalam Surga.” (HR. Imam Abu Dawud dan imam Nasa’i)

 

Adapun Hikmah Adzan menurut Jumhur ‘Ulama Adalah sebagai berikut :

ü Menampakkan Syiar dan eksistensi Islam

ü Menegakkan Kalimat Tauhid, agungkan Asma-Nya

ü Tanda pemberitahuan masuknya waktu sholat

ü Seruan untuk melakukan sholat berjama’ah dan meninggalkan sejenak urusan lain

ü Pengusir Syaithon dan bala tentaranya, Penetralisir hawa negatif suatu wilayah. Hawa negatif seperti : pemicu tindakan fahsyak/mungkar dan maksiat. (Imam Ibnu Mulaqqin, Kitab Taudhihul Ahkam).

 

Sudahkah Kita Sholat dan Kumandangkan Adzan hari ini...???

LAFADZ ADZAN

بسم الله الرحمن الرحيم

لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ,  سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وسلّم وَبارك عَلىَ سيّدنا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سيّدنا مُحَمَّدٍ, الله يـاكَـرِيـْم ...



SESUDAH ADZAN   MEMBACA SHOLAWAT LALU MEMBACA DOA …

 

Jogja, 29 Rajab 1442 H - ingsunsholihin

 

 

Minggu, 07 Maret 2021

EDISI DOA

 Doa Belajar dan Menghadapi Ujian





Bismillahirrahmanirrahim

Kali ini kami suguhkan doa - doa untuk para pelajar dan pembelajar. Program Belajar ala Rosulullah bukan hanya wajib belajar 9 tahun atau sampai pada taraf kuliah S-1, S-2, S-3 saja, tetapi program belajar Rosulullah itu seumur hidup. 

Nah... Sebagai penyempurna ikhtiyar belajar kita, berikut ini doa-doa yang bisa kita amalkan. 


اَللَّهُمَّ انْفَعْناَ بِـمَا عَلَّمْتَناَ وَعَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَزِدْنَا عِلْمًا

اللّهُمَّ أَغْنِنا بِالْعِلْمِ وَزَيِّنا بِالْحِلْمِ وَأَكْرِمْنا بِالتَّقْوَى وَجَمِّلْنا بِالْعَافِيَةِ

اللَّهُمَّ إِنا نسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً  ((آمين)) 


“Ya Allah, berikanlah kemanfaaatan atas semua hal yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Dan ajarkanlah kami semua hal yang memberi manfaat kepada kami, dan tambahlah kami ilmu"

"Ya Allah, cukupkanlan kami dengan ilmu, hiasilah kami dengan kearifa, muliakanlah kami dengan ketakwaan, dan perindahlah kami dengan kesehatan"

“Ya Allah, kami memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima”



Dan ada satu lagi doa yang juga bagus, perlu kita hafalkan



Allahumma inni astaudi’uka ma ‘allamtanihi fardudhu ilayya ‘inda hajati ilaihi wa laa tansanihi ya rabbal ‘alamina.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan pada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah padaku saat aku membutuh¬kannya dan janganlah Engkau jadikan aku lupa padanya, wahai Tuhan semesta alam.”


Demikian, semoga bermanfaat dan semoga semakin menambah semangat dan keikhlasan kita dalam belajar/ menimba ilmu Allah SWT yang sangat luas ini. Aamiin. 


_______________________
Ingsun Sholihin

24 Rojab 1442 H
@Giwangan 07/03/2021



Minggu, 07 Februari 2021

MATERI BK KELAS VII


MENGISI WAKTU LUANG DENGAN KEGIATAN POSITIF




Assalamu'alaikum wr wb

Bismillaah... 

Siswa maupun santri santri yang kami cintai, yang kami banggakan, dan yang kami tunggu perjuangaannya. Bagaimana kabar kalian semua...??? Baik dan sehat semuanya yaa...? Alhamdulillah... !!! 


Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengisi waktu luang. Tentu selama Pandemi Covid dan pembelajaran online/ daring di rumah yang sudah hampir berjalan 1 tahun ini kita jalani, kita memiliki beberapa moment waktu luang kan??? Naaahh.... Mau kita gunakan (isi) dengan apa waktu luang tersebut??? 

Dengan nge-Game saja???? TIDAAKKK!!! 

Untuk tidur terus??? TIIDAAKKK!!! 

digunakan untuk main saja??? TIDAK!! 

atau untuk makan/ minum ??? TIDAAKK!!! 

=====================================

1. MATERI

AYOOO..... !!! 

PERHATIKAN PERINTAH ALLAH SWT dan NABI MUHAMMAD SAW, LEWAT AYAT DAN HADITS BERIKUT INI... 

Waktu adalah salah satu nikmat yang agung dari Allah Swt kepada manusia. Sudah sepantasnya manusia memanfaatkannya secara baik, efektif dan semaksimal mungkin untuk amal shalih.

Islam menganjurkan agar manusia memanfaatkan waktu dan kesempatan yang dimiliki sehingga ia tidak termasuk golongan orang yang  merugi. Hal itu tercantum dalam Qur'an Surat. ‘Ashr dan Rasulullah Saw juga menganjurkan agar manusia memanfaatkan kesempatan yang ia miliki. Diantaranya sebagai berikut: 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 

Artinya, 1.  Demi masa. 2.  Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-'Ashr. :1-3) 

Asbabun Nuzul. Banyak orang yang mengutuk waktu ‘Ashar. Mereka mengatakan bahwa waktu ashar adalah waktu yang celaka atau waktu nahaas. Menurut mereka banyak bahaya yang terjadi pada waktu Ashar. Berkait dengan hal tersebut, turunlah Surah Al 'Ashr yang member penjelasan ashar tidak salah. Kesalahan sebenarnya adalah manusia yan menggunakan waktu tesebut untuk hal-hal yang tidak terpuji.


Di antara nikmat besar yang sering dilalaikan manusia adalah nikmat mendapatkan waktu luang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita, bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah dengan meninggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya. Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi bersabda :

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah (dia) meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.”

===================================





Apakah waktu luang itu??? Kenapa ada waktu luang??? Dan Ada banyak hal yang bisa kota lakukan selama mengisi waktu luang tersebut, apa saja itu??? 

Silahkan kan simak video singkat berikut ini. Ingattt simak baik baik yaa? Siapkan pula buku catatan mu!!! 



2. PENUGASAN


Setelah menyimak video pendek di atas, apakah kamu sudah memahami arti dan makna waktu luang? Sudah tahu aktivitas yang perlu dilakukan selama waktu luang kannn??? 


Selanjutnya.... 

Untuk kelengkapan absen dan tugas pertemuan kali ini silahkan kerjakan tugas di link google form berikut ini :

https://forms.gle/VFrjKXB3yXMbhuDD7





Jangan lupa, segera kerjakan dan kumpulkan yaa? Kami tunggu. Terimakasih. 

Wassalamu'alaikum wr wb. 

_________________

Pengampu, 

Ustadz Sholihin. 









Senin, 01 Februari 2021

#LAWAN COVID-19

 7 (TUJUH) MANFAAT BUNGA TELANG BAGI KESEHATAN




Puji syukur ALHAMDULILLAH senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah menciptakan kita dan makhluq lainnya seperti tanaman herbal yang kaya akan faedah manfaat. Ada banyak tumbuhan yang hidup di muka bumi yang belum terungkap khasiat dan manfaatnya. Pastilah, Sang Khalik menciptakan segala sesuatu tidak pernah sia-sia, tak terkecuali tanaman. Surah al-An'am ayat 99 menyebutkan tentang manfaat tanaman... :

وَهُوَ

ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦ نَبَاتَ كُلِّ شَىۡءٍ فَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهُ خَضِرًا نُّخۡرِجُ مِنۡهُ حَبًّا مُّتَرَاكِبًا وَمِنَ ٱلنَّخۡلِ مِن طَلۡعِهَا قِنۡوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّٰتٍ مِّنۡ أَعۡنَابٍ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُشۡتَبِهًا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٍ ۗ ٱنظُرُوٓاْ إِلَىٰ ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَيَنۡعِهِۦٓ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكُمۡ لَءَايَٰتٍ لِّقَوۡمٍ يُؤۡمِنُونَ

Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sungguh, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

Berbagai upaya dilakukan oleh para ilmuwan, termasuk 4 cendekiawan Muslim untuk menguak rahasia tanaman-tanaman. Salah satu pakar botani Muslim ternama abad pertengahan adalah ad-Dinawari (828-896 M). Ia disebut-sebut sebagai otak di balik kesuksesan Revolusi Hijau melalui bukunya yang berjudul an-Nabat. 


"Makahendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu," (Surah Abasa Ayat 24-32).


Salah satu tanaman yang bermanfaat dan berkhasiat adalah BUNGA TELANG. Si Cantik Biru Ungu yang Ampuh, Meningkatkan Daya Imun tubuh, Atasi Diabetes, Depresi dan Cegah Penuaan Dini. 



Manfaat bunga telang, mungkin tidak diketahui banyak orang. Bunga yang memilki nama medis Clitoria ternatea ini, berasal dari negara-negara di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia (Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, NTB, NTT, dll). 


*Apa dan Bagaimana Bunga Telang itu...???*


Bunga telang dahulu hanya dianggap sebagai tanaman liar yang tumbuh di pekarangan. Bunga telang telah dipercaya sejak lama digunakan dalam pengobatan herbal. 

Umumnya, daun bunga telang dikeringkan dan diolah menjadi teh dan sebagai pewarna alami dalam pengobatan Ayuverda dan China. Ketika dikonsumsi sebagai minuman, bunga ini memiliki rasa tawar menyerupai teh hijau tanpa gula.

Selain itu, bunga telang biasanya diolah menjadi bubuk atau pewarna makanan. Bentuk bunganya yang cantik dan kandungan nutrisinya membuat tanaman ini berguna untuk dikonsumsi. 

Jika diibaratkan seperti manusia, bunga telang adalah wanita yang cantik luar dalam. Tak hanya berpenampilan rupawan, tapi juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Dikenal juga dengan nama Asian pigeonwings atau butterfly pea flower, ia memiliki warna biru memikat yang bisa membuat taman menjadi lebih hidup dan indah. Warna biru yang dihasilkan bunga telang jika diseduh sebagai minuman, berasal dari zat antioksidan bernama anthocyanins.

Selain itu, warnanya yang indah kerap dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami dan menyehatkan. Bunga telang juga populer dengan sebutan kembang telang atau teleng. 

Tanaman ini diketahui sangat kaya akan kandungan farmakologis, seperti saponin, tanin, triterpenoid, plobatanin, flavonoid, fenol, steroid, alkaloid, antosianin, antrakuinon, flavonol glikosida, minyak esensial dan stigmas-4-ena-3,6-dion.

Bunga telang juga memiliki kandungan fitokimia herbal ini yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, antikanker, antimikrobial, antisida, antipiretik, analgesik dan bersifat antidiabetik.


*Apa sajakah khasiat bunga telang yang bisa kita dapatkan untuk tubuh kita?* 


Berikut sederet manfaat dari bunga telang yang jarang diketahui, dirangkum dari Sehatq dan Dokter Sehat, Minggu (23/8/2020).


1️⃣ *Meningkatkan fungsi penglihatan*

Jika akhir-akhir ini mengalami gangguan kesehatan pada mata Anda yang membuat mata terasa kering dana sedikit kabur, masalah tersebut bisa diatasi dengan mengonsumsi teh bunga telang. Hal ini bisa Anda dapatkan karena daun telang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, termasuk mata Anda.

Diketahui daun telang memiliki kandungan seperti saponin, flavonoid, alkaloid, oksalat, dan sulfur yang memiliki khasiat luar biasa untuk menjaga indra penglihatan.


 2️⃣ *Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh* LAWAN COVID-19

Bunga telang yang diolah menjadi teh mampu melawan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Khasiat bunga telang telah diuji dan olahan tanaman ini cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang mengalami flu atau pilek.

Mengonsumsi secara teratur teh bunga telang mampu meningkatkan sistem imunitas agar tubuh dapat melawan bakteri jahat dan terhindar dari berbagai penyakit. Termasuk VIRUS CORONA, COVID-19 yang sedang kita hadapi bersama ini. Bahkan sudah ada ekstrak bunga telang ini yg diteliti dan dikembangkan oleh Profesor/ Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Hasil penelitian : terbukti dapat meningkatkan imun kekebakan tubuh, menangkal berbagai virus baik virus berskala kecil, sedang, maupun besar. Sebagai terapi pengobatan bagi pecandu rokok yang ingin berhenti, dan banyak manfaat lainnya. Akan lebih baik bilamana kita bisa tanam dan budidayakan di rumah kita sebagai tanaman hias nanti kaya manfaat. Mari mencari bibitknya dan mari menanam bersama. 




3️⃣ *Antiaging*

Manfaat selanjutnya dari bunga telang adalah sebagai penangkal radikal bebas yang memperlambat penuaan, terutama memperlambat kerutan di kulit. Bunga telang diketahui memiliki kandungan antioksidan yang cukup banyak.

Antioksidan yang ada di dalam bunga telang berguna sebagai penangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit dan meningkatkan efek penuaan. 


4️⃣ *Mengontrol gula darah*

Dalam sebuah Journal of Applied Pharmaceutical Science menyatakan bahwa bunga telang terbukti mampu mengurangi dan bahkan menstabilkan kadar konsentrasi glukosa dalam darah.

Mengonsumsi olahan bunga telang dipercaya bisa menjadi obat alami dalam pengobatan penyakit diabetes. Selain itu, Anda juga harus membarenginya dengan pola makan sehat, yakni menghindari makanan yang ditambahkan gula.


 5️⃣ *Mencegah Insomnia*

Mengonsumsi bunga telang yang dikeringkan dan diolah menjadi teh cocok bagi Anda yang menderita insomnia. Insomnia adalah gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya sulit tidur, atau tidak cukup tidur, meskipun terdapat cukup waktu untuk melakukannya. 


Gangguan tersebut menyebabkan kondisi penderita tidak prima untuk melakukan aktivitas keesokan harinya. Bunga telang mampu merangsang produksi dopamin yang dapat mengurangi stres dan kecemasan, sehingga membuat tidur lebih nyenyak.

Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan ritual rutin dengan minum teh bunga telang sebelum tidur karena teh ini tidak mengandung kafein.


6️⃣ *Meningkatkan daya ingat*

Ekstrak bunga telang, terbukti meningkatkan kadar asetilkolin, dalam otak. Asetilkolin adalah neurotransmitter atau zat kimia penghantar yang memegang peranan vital, dalam mengingat dan mempelajari sesuatu.


7️⃣ *Meringankan depresi/ Stress/ dsb*

Bunga telang memiliki sekitar 25 senyawa phytocomp, dari ekstrak etanol yang ada di dalam tanaman ini. Di antara beberapa senyawa yang ditemukan, ada asam linolenat dan asam palmitat, yang dipercaya bisa mengatasi gangguan mental depresi.

Asam linolenat adalah asam lemak omega-3 esensial, yang bisa mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, kandungan asam linolenat juga memiliki sifat neuroprotektif (melindungi sistem saraf pusat dari kerusakan).


Kandungan ini memiliki sifat antioksidan, yang juga sudah terbukti, memiliki sifat antidepresan.


_____________________

Sumber :

Alfi Yuda pada 23 Agu 2020, 16:20 WIB (Bola.Com, Sehatq, Dokter Sehat.id.com)



Sabtu, 30 Januari 2021

NU (Nahdlatul Ulama) DAN MU (Muhammadiyah)

 SELAMAT MILAD NU YANG KE-95 TAHUN

31 Januari 1926 - 31 Januari 2021 

=====================================


#SISI LAIN#





JAM'IYAH NAHDLATUL ULAMA (NU) dan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH (MU) 


Dua Organisasi asli buatan Priyayi NUsantara, Bukan _made in_ luar negeri. Membawa ajaran ahlussunnah wal Jamaah Islam dengan santun, damai, menyejukkan, yang dapat membaur, melebur, dan menyatu dg mudah dalam semua sendi kehidupan kita. Saya tidak bisa membayangkan, akan jadi apa negara sebesar Indonesia ini jika tidak ada dua ormas seperti Jam'iyah Nahdlatul Ulama (NU) dan juga saudara tuanya yakni Persyarikatan Muhammadiyah. Saya tidak bisa membayangkan pula, akan seperti apa Islam Indonesia hari ini jika tidak ada peran dari kedua ormas tersebut.


Seperti Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman, atau Iran, kah? bisa jadi. Namun bayangan saya tidak ingin semakin liar. Karena saya lebih tertarik dengan asal usul dari berdirinya kedua ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.


Pertanyaannya, mengapa Nahdlatul Ulama selalu diidentikkan sebagai ormas yang tidak jauh-jauh dari kuburan? Sementara Muhammadiyah selalu dipandang sebagai ormas yang tidak jauh-jauh dari rumah sakit dan panti asuhan?


Dalam hal ini, asumsi saya—tentu bisa berbeda dengan anda— karena NU dan Muhammadiyah tidak jauh-jauh dari semangat atau niat para pendirinya. Ayo, kita buktikan dan kita telisik bersama.


Nahdlatul Ulama, bila kita melihat sejarah dari lahirnya organisasi ini adalah ketika adanya Komite Hijaz, yakni ada utusan dari Indonesia (yang di antaranya KH. Raden Asnawi Kudus) untuk terbang menuju Makkah, melakukan negoisasi dengan Raja Saud untuk menolak rencana aksi dari kelompok Wahabi yang hendak menghancurkan situs sejarah Islam maupun pra islam, yang di antaranya keinginan membongkar makam Rasulullah SAW. Bagi Wahabi, tempat-tempat seperti makam atau kuburan sangat rentan dijadikan tempat untuk meminta-minta dan memuja-muja kepada mereka yang sudah meninggal, sehingga dikhawatirkan terjadi ritual syirik. Dari peristiwa ini, sangat wajar apabila NU selalu identik dengan ritual semacam peringatan haul, istighosah, manaqiban, tahlilan, yasinan, mitong dino, nyewu, dan lain-lain—karena sejarahnya seperti itu. Komite Hijaz sama dengan ngurusi kuburan.


Beda lagi dengan Muhammadiyah. Yang mana pada waktu itu—KH. Ahmad Dahlan (sang pendiri) dihadapkan pada kondisi sosiologis masyarakat sekitar—banyak yang menghardik anak yatim dan membiarkan orang miskin. Lalu, dalam setiap pengajiannya beliau sering mengulang-ulang ayat terakhir dari Surah al-Ma’un (QS. 107 1-3), tentang memuliakan anak yatim dan keberpihakan kepada fakir-miskin.


Suatu ketika ada muridnya yang bertanya: “Mbah Dahlan, mengapa Surah al-Ma’un ayat 1-3 selalu diulang-ulang terus? Padahal kan kemarin sudah diajarkan dan sudah khatam nglotok. Lalu beliau menjawab; “apakah kamu sudah menyantuni anak-anak yatim dengan baik? apakah kamu sudah memberikan makan dan ikut ngopeni orang miskin?” Belum, kan?”. Kurang lebih seperti itu dialog imajiner penulis.


Maka sangat wajar apabila organisasi Muhammadiyah ini lebih “mentereng” dan tidak jauh-jauh dengan rumah sakit dan panti asuhan yatim-piatu.


*Kedua organisasi besar itu merupakan warisan agung dari dua sosok yang alim dan tawadlu’. Keduanya sama-sama menuntut ilmu dari Makkah al-Mukarromah. Keduanya sama-sama memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni. Beliau tak lain adalah KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Ahmad Dahlan. Lahumaa al-faatihah........*


"TERIMAKASIHKU" kepada Allah SWT yang sudah menganugerahi kami dua tokoh besar dan dua ormas besar di dalam rahim yang terdiri dari beragam kelompok, suku, dan agama.*






Tak sadar..... 

Setelah ditelisik dan diamati, banyak juga orang Muhammadiyah saat ini yang sudah bergeser haluan, mereka juga ikut-ikutan dengan tradisi-tradisi yang dilestarikan oleh orang-orang NU. Seperti tahlilan, yasinan, dan ziarah kubur. Mereka sekarang sudah agak asing dengan istilah takhayul, bid’ah dan khurofat (yang dulu terkenal dengan praktik TBC). Mengapa demikian? setelah saya telusuri, yang menyatukan mereka adalah besek dan ingkung ayam.


Tanpa disadari semangat besek dan berkat ingkung ayam adalah visi surah al-Ma’un. Berbagi kepada sesama. Ternyata NU dan Muhammadiyah itu sama.... 


*Wallahhu a’lam.*

Kamis, 31 Desember 2020

PRAHARA MALAM SUNYI


 



Mari sejenak kita "bertafakkur" serta merenung atas rutinitas kita di penghujung tahun dan permulaan tahun baru. Menimbang manfaat dan mudhorotnya, lalu kita tentukan sikap, take action untuk menuju kebaikan kedepan. Semoga kita bisa mengambil beberapa pelajaran dari video sederhana nan pendek ini. 


*PRAHARA MALAM SUNYI TERJADI (LAGI)*


Bising suara-suara kembang api (tadi),

Terjadi di tengah malam sunyi, 

Membuat jiwa – jiwa terjaga lagi...

Seorang bayi menangis tiada henti, 

manula (lansia) kaget setengah mati

Nyenyak tidur terusik kembali, 

hewanpun tak luput dari kegaduhan malam ini... 


Riuh terompet bersahutan, Bak sebuah hal yang sangat berarti

Sementara genta bertalu duabelas kali, Menjadikan kelengkapan bunyi – bunyi

Sekaligus tanda awal permulaan tanda yang dinanti...

Sebagian mereka melonjak tinggi – tinggi, Sembari meneriakkan “pekik” tradisi

Suka cita tak berhenti menghiasi


Semua yang terjadi malam kali ini, bukan sekedar isapan jempol belaka lagi

Bukan pula hal yang perlu ditutup – tutupi...

Sebuah  ceremonial adat kaum negeri, adat yang menciderai rasionalitas ini

Juga telah mempesona inti hati, serta telah menutup pekanya intuisi

Sehingga telah menganggap kaprah segala hal yang terjadi

Tak jarang melanggar hukum asasi Dan.... tak sadar telah merenggut hak insani,


Demi memburu kesenangan hati dan sensai, jutaan rupiahpun terbuang tiada arti

Entah hal ihwal apa yang mendasari....???

Entah madu manfaat apa yang dicari ....???

Yang jelas, madu belum tentu didapati,

Namun racun mudhorot sudah tentu diperoleh pasti.


Yogyakarta, 01 Januari 2021

Sajak ini dibuato Pada 18 Shofar 1434 H/ 01 Januari 2013 M, Pukul 03:03 WIB di kampung Malangan Giwangan Umbulharjo Yogyakarta. 

Ingsun Sholihin